Rasanya sakit kalau tahu kamu
melakukan pemilu terhadap hatimu maupun pikiranmu. Tentang apapun itu dan
bagaimanapun itu. Tapi sekarang aku sadar apa penyebabnya, bukan karena latar
belakang maupun harimau, tetapi semata-mata karena matamu yang berbicara. Berbicara
dengan bahasa kalbu yang kamu rangkai dengan sejuta warna dan segenap detak
yang bergetar tiap detiknya dengan diam yang tak menentu mempengaruhi hati dan
pikiranmu.
Aku tahu jikalau kamu
melakukannya untuk membuat jebakan dan menguji tingkat kepintaran seseorang,
tetapi itu tidak berhasil jikalau untuk masalah soul. Soul setiap orang
berbeda-beda, buatlah soulmu sendiri dengan passion yang berdekatan denganmu. Setidaknya
janganlah menggunakannya dalam ikatan persaudaraan. Hal tsb adalah hutan bagi
orang lain dan jurang bagi diri sendiri. Buatlah taman untuk orang lain dan
pantai untuk diri sendiri. Anggaplah segala yang kamu lakukan itu demi orang
lain yang ingin kamu bahagiakan sekalipun mereka bukan temanmu.